Puskesmas Dulupi Hadir di PENAS XVII, Tampilkan Layanan Kesehatan dan Inovasi Pembayaran Cashless


TERASINDO.ID (Dulupi) – UPTD Puskesmas Dulupi turut mendukung pelaksanaan Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 20–26 Juni 2026. Dukungan tersebut diwujudkan dengan membuka stand pelayanan kesehatan di lokasi kegiatan untuk memberikan akses layanan kesehatan kepada peserta dan pengunjung PENAS.

Melalui stand tersebut, Puskesmas Dulupi menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan sederhana yang banyak dibutuhkan masyarakat, meliputi pemeriksaan asam urat, kolesterol, dan gula darah. Layanan ini dihadirkan sebagai bentuk upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.

Selain menghadirkan layanan kesehatan, Puskesmas Dulupi juga memperkenalkan inovasi unggulan bertajuk “Pasisa” (Pembayaran Retribusi Cashless dan Akuntabel). Inovasi ini dikembangkan untuk mendukung transformasi pelayanan kesehatan yang lebih modern, mudah, dan transparan melalui sistem pembayaran non-tunai.

Dengan aplikasi Pasisa, masyarakat dapat melakukan pembayaran retribusi pelayanan kesehatan secara cashless sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat, aman, praktis, dan tercatat secara akuntabel. Inovasi ini sekaligus mendukung digitalisasi layanan publik yang saat ini terus dikembangkan di sektor kesehatan.

Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, drg. Fatimah, mengatakan bahwa keikutsertaan dalam PENAS XVII menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat sekaligus menampilkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan puskesmas. “PENAS bukan hanya ajang pertemuan petani dan nelayan dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu kami hadir dengan layanan pemeriksaan kesehatan dan inovasi yang dapat langsung dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Menurutnya, inovasi Pasisa merupakan langkah nyata dalam mendukung transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan. “Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran pelayanan kesehatan. Dengan sistem cashless, transaksi menjadi lebih cepat, aman, praktis, dan transparan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas Dulupi,” tambah drg. Fatimah.

Melalui partisipasi pada PENAS XVII, UPTD Puskesmas Dulupi berharap dapat memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan inovasi pelayanan yang mendukung terwujudnya layanan kesehatan yang modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(TID01)