Rum Pagau Tegur Keras Kepala OPD yang Tidak Kuasai Data Instansi


TERASIDNO.ID (BOALEMO) – Bupati Boalemo Rum Pagau mengingatkan seluruh pimpinan OPD agar bekerja serius dan memahami secara detail persoalan di instansi masing-masing. Teguran itu ia sampaikan saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo, Senin (29/9) di Pendopo Kantor Bupati.

Rum Pagau menegaskan, tidak ada lagi alasan bagi kepala dinas untuk bekerja santai. Menurutnya, setiap pimpinan OPD wajib menguasai data dan kondisi terkait persoalan yang terjadi di lapangan.

“Saya minta seluruh Kepala Dinas untuk bekerja maksimal, jangan santai lagi. Dan saya minta seluruh Kepala Dinas mengetahui data dari instansi yang dipimpinnya,” tegas Rum Pagau.

Ia mencontohkan, DPPKBP3A harus tahu jumlah kasus stunting hingga tingkat desa dan kecamatan. Sementara Dinas Sosial wajib menguasai data kemiskinan secara rinci. Ia bahkan mengkritik petugas program bantuan pemerintah yang kerap seenaknya menentukan penerima manfaat.

“Panggil itu petugas Dinas Sosial, petugas PKH. Jangan sampai mereka semena-mena menentukan siapa yang miskin di desa,” ujarnya.

Rum Pagau menyebut sudah menerima laporan dari desa dan kecamatan terkait petugas yang asal memasukkan data tanpa koordinasi.

“Saya sudah dapat masukan dari Kepala Desa dan Kecamatan bahwa ada petugas yang semena-mena memasukkan data, tanpa berkoordinasi dengan desa maupun kecamatan, hanya berkoordinasi dengan Dinas Sosial,” katanya.

Ia juga memberi batas waktu untuk penyelesaian sejumlah dokumen penting.

“Saya minta Kepala Dinas Sosial segera menyelesaikan sertifikat untuk Batalyon, sekolah rakyat di Wonosari dan SMA Garuda di Ayuhulalo. Dua minggu ke depan sudah harus selesai,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Monru Mopangga digantikan oleh Syafrudin Kadir Lamusu sebagai Kepala Dinas Sosial dan PMD. Syafrudin sebelumnya menjabat Asisten Administrasi Umum Setda Boalemo.(TID01)