Sekolah Nasional Terintegrasi Akan Dibangun di Paguyaman, Pemkab Boalemo Siapkan Lahan


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Paguyaman. Sekolah yang merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tersebut akan mengintegrasikan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan.

Persiapan pembangunan dibahas dalam rapat bersama masyarakat Kecamatan Paguyaman terkait pembebasan lahan pembangunan SNT yang digelar di Aula Kantor Camat Paguyaman, Senin (8/6). Rapat dipimpin Bupati Boalemo Rum Pagau didampingi Wakil Bupati Lahmudin Hambali serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Paguyaman, dan unsur Muspika Kecamatan Paguyaman.

Rum menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Boalemo mendapat permintaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menyiapkan lahan pembangunan SNT. Sekolah tersebut dirancang dengan fasilitas yang lengkap untuk menunjang kegiatan pendidikan dan pengembangan peserta didik.

“Sekolah Nasional Terintegrasi ini fasilitasnya sangat lengkap. Pemerintah daerah diminta oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menyiapkan lahan pembangunan sekolah tersebut,” ujar Rum.

Menurutnya, SNT akan menggabungkan pendidikan SD, SMP, dan SMA dalam kawasan yang berdekatan. Selain fasilitas pembelajaran, kawasan sekolah juga direncanakan dilengkapi fasilitas olahraga seperti stadion serta berbagai sarana pendukung lainnya.

Rum menilai kehadiran program tersebut menjadi peluang besar bagi Boalemo untuk memperkuat kualitas pendidikan. Terlebih, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Kabupaten Boalemo tetap memperoleh sejumlah program pendidikan dari pemerintah pusat.

“Kita patut bersyukur. Walaupun dalam situasi efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten Boalemo banyak mendapat program dari Pemerintah Pusat,” katanya.

Sebelumnya, Boalemo telah mendapatkan program Sekolah Rakyat Unggulan yang diperuntukkan bagi masyarakat desil 1 dan desil 2 dan berlokasi di Kecamatan Wonosari. Selain itu, program Sekolah Garuda juga akan dibangun di Kecamatan Tilamuta.

Rum melihat rangkaian program tersebut sebagai peluang untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Boalemo. Ia menilai program Sekolah Rakyat Unggulan yang diarahkan untuk membantu pengentasan kemiskinan kini diperkuat dengan kehadiran SNT.

“Program ini sangat besar manfaatnya untuk masyarakat Kabupaten Boalemo. Sekolah Rakyat Unggulan dibangun untuk mengentaskan kemiskinan. Belum selesai SRU, kita sudah mendapat Sekolah Nasional Terintegrasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkapnya.

Karena itu, Rum meminta masyarakat yang hadir dalam pembahasan pembebasan lahan memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan tersebut. Ia berharap proses penyediaan lahan dapat berjalan melalui komunikasi dan kesepakatan yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dalam rapat pembebasan lahan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi ini, saya berharap kiranya mendukung program-program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat,” tutup Rum.(TID01)