TERASINDO.ID (BOALEMO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo mengevaluasi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kecamatan Wonosari, Kamis (21/5). Evaluasi tersebut membahas keberlanjutan pembelajaran sekaligus kesiapan fasilitas pendukung sekolah yang sedang dibangun.
Rapat berlangsung di Aula Kantor Camat Wonosari dan dipimpin Bupati Boalemo Rum Pagau. Turut hadir Wakil Bupati Lahmudin Hambali, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo, serta pimpinan OPD terkait.
Dalam rapat tersebut, Rum mengakui penyelenggaraan Sekolah Rakyat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait jumlah peserta didik. Dari sekitar 70 siswa pada awal pelaksanaan, jumlahnya sempat turun menjadi 66 dan kini tersisa 54 siswa.
Meski mengalami penurunan, Rum meminta jajaran terkait tidak melihat kondisi tersebut sebagai alasan untuk menghentikan program. Ia justru meminta penyelenggaraan Sekolah Rakyat terus dibenahi agar dapat berjalan lebih baik.
“Walaupun ada kendala menyangkut jumlah siswa, sebelumnya kurang lebih 70 orang, turun 66 dan sekarang tinggal 54 orang yang bertahan. Itu kita syukuri masih jalan dan kita harus benahi kembali,” ujar Rum.
Di sisi lain, pembangunan Sekolah Rakyat Unggulan (SRU) di Kecamatan Wonosari terus dipersiapkan. Rum menyampaikan bahwa pembangunan untuk jenjang kelas 1 SD mulai dilakukan tahun ini. Sementara fasilitas untuk jenjang SMP dan SMA ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan mulai Juni, berdasarkan laporan pengawas pelaksana pembangunan.
Kesiapan sarana dan prasarana juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Sekitar 20 kontainer berisi sarana dan prasarana Sekolah Rakyat dijadwalkan tiba di Pelabuhan Gorontalo pada 22–23 Mei dan ditargetkan sampai di Kecamatan Wonosari pada 25 Mei.
Barang-barang tersebut nantinya masih membutuhkan proses perakitan sebelum digunakan, termasuk meja dan kursi. Karena itu, Rum meminta OPD terkait segera menyiapkan lokasi yang cukup luas untuk menampung sekaligus merakit berbagai perlengkapan yang akan tiba.
“Barang yang tiba nanti masih dirancang dan disambung-sambung, baik itu meja maupun kursi, sehingga membutuhkan tempat yang luas. Olehnya itu, saya berharap kepada dinas terkait bisa mempersiapkan tempat-tempat yang digunakan untuk perancangan barang-barang yang tiba nanti di Kecamatan Wonosari,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap pembenahan penyelenggaraan dan kesiapan fasilitas tersebut dapat mendukung keberlanjutan Sekolah Rakyat di Wonosari serta memberikan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para siswa.(TID01)
