Tanggapi Polemik Bantuan Pendidikan, Risman Bantahari: Program Ini Sudah Berlangsung Lama


TERASINDO.ID (Boalemo) – Terkait polemik Bantuan Pendidikan berupa Beasiswa yang menjadi perbincangan hangat saat ini. Risman Bantahari Selaku Sekertaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Boalemo menanggapinya, menurutnya bantuan pendidikan ASN ini sudah lama ada, bahkan hal ini sudah ada sejak tahun 2003.

“Hal ini sudah berlangsung sejak tahun 2003 saat itu yang menerima bantuan studi ini adalah pejabat, kemudian diperiode Paham juga sempat mencetuskan program serupa dengan cita-cita 100 magister dan 10 doktor, dan diperiode Damai program serupa termasuk dalam Visi Cerdas,” ungkap Risman, saat diwawancarai oleh awak media Terasinsindo.

Dirinya pun menambahkan bahwa dirinya tidak menyangka kenapa program bantuan studi tersebut ditahun ini bisa menimbulkan kekisruhan, padahal menurutnya ini hal yang lumrah, karena program seperti ini sudah lama ada.

“Ini hal yang lumrah, hanya saja entah kenapa hal ini ditahun ini sebegitu menimbulkan kekisruhan, yang jelas setelah beredarnya lampiran-lampiran itu, hal ini tiba-tiba menjadi heboh dan gaduh,” tambahnya.

Tak hanya itu, dirinya juga menjelaskan soal lampiran Perbup yang beredar, menurutnya perbub nomor 102 tahun 2019 itu sudah dirubah dengan perbup 04 tahun 2021, dan perubahan tersebut terletak di pasal 6 yang mengatur kriteria khusus, mengingat perbup ini merujuk ke Perbub 2015.

“Perbub nomor 102 tahun 2019 yang di upload oleh teman-teman itu, lampirannya Perbup 04 tahun 2021, itu hanya ada perubahan pasal 6 nya, tadinya Perbub nomor 102 tahun 2019 tidak diatur kriteria khusus, maka di Perbup 04 tahun 2021 pada pasal 6 itu sudah diatur, dan kemudian untuk perbup 2015 itu hanya untuk beasiswa tugas belajar, yang merupakan rujukan dari perbub 04 tahun 2021, yang mengatur secara umum baik PNS dan Non PNS,” pungkasnya.(TID02)