TERASINDO.ID (Boalemo) – Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Boalemo Fatlina Podungge serta OPD terkait menerima kunjungan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TK-PSDA) wilayah Sungai Paguyaman, bertempat di Ruang Vicon kantor Bupati, Kamis (8/7).
Tim Koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki yang didampingi Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II Provinsi Gorontalo.
Pada kesempatan itu, Anas menyampaikan terkait pengembangan Pelabuhan Tilamuta yang tengah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo saat ini, dihadapan Kepala Bappeda Provinsi Gorotalo Budiyanto Sidiki.
“Dimana dalam pengembangan pelabuhan Tilamuta, saya berharap ada perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Bahkan kami akan merencanakan untuk memaparkan pengembangan Pelabuhan Tilamuta ini, dihadapan Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ucap Anas.
Hal ini pun dilakukan, mengingat pihak Kementerian ada dukungan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, Khusus pengembangan Pelabuhan Tilamuta ini, kami sudah membentuk Tim Percepatan yang diketuai oleh Supandra Nur.
Disamping itu, dirinya pun menyampaikan bahwa kondisi sungai Paguyaman ini, selalu berpindah-pindah karena diakibatkan pergeseran arus sungai yang begitu deras, sehingga menyebabkan Sungai Paguyaman ini sempat menjadi konflik antara masyarakat bantaran sungai dengan pihak pabrik Gula.
Sehingga itu, dalam pertemuan Ia berharap kepada Bappeda Provinsi Gorontalo dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II agar dapat mengatasi sungai Paguyaman yang saat ini semakin melebar pergeserannya.
Sementara Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki mewakili Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa point-point yang diberikan oleh Plt Bupati Boalemo akan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi.
“Apa yang menjadi keinginan Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam rangka pengembangan Infrasruktur dan peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Propinsi Gorontalo akan mendukung,” pungkas Budiyanto.(TID02)
![]()
