TERASINDO.ID (BOALEMO) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, membuka sosialisasi dan validasi data anak tidak sekolah yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Grand Amalia, Kamis (11/9). Kegiatan ini diikuti operator sekolah dan operator desa dari seluruh wilayah Boalemo.
Dalam sambutannya, Lahmudin menekankan bahwa validasi data menjadi kunci untuk menentukan langkah pemerintah ke depan. Ia mengingatkan bahwa program yang baik tidak akan berjalan tanpa dukungan data yang akurat.
“Validasi data ini sangat penting untuk dilakukan. Kolaborasi antara operator sekolah dan operator desa sangat dibutuhkan. Kita sering bicara program, tapi kalau tidak punya data, maka akan kesulitan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan data yang lengkap menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah. Menurutnya, arah kebijakan nasional yang ditekankan Prabowo sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Boalemo, terutama dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas pegawai yang ingin melanjutkan studi.
“Kita ingin mendapatkan data dari bapak-ibu operator semua. Ini juga akan menjadi bahan laporan Dinas Pendidikan ke bupati,” tutur Lahmudin.
Ia berharap validasi data anak tidak sekolah ini mampu memacu semangat baru dalam penyusunan kebijakan pendidikan di Boalemo. “Semoga data-data ini dapat menjadi pembanding bagi kita untuk melaksanakan kebijakan yang lebih tepat, khususnya dalam meningkatkan pendidikan di tahun-tahun mendatang,” lanjutnya.
