TERASINDO.ID (Boalemo) – Pemerintah pusat berencana kembali melakukan efisiensi anggaran nasional. Salah satu dampaknya adalah berkurangnya dana transfer ke daerah (TKD), termasuk untuk Kabupaten Boalemo. Kondisi ini tentu menuntut pemerintah daerah agar lebih kreatif dalam menjaga jalannya roda pemerintahan dan pembangunan di daerah.
Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, mengungkapkan bahwa Bupati Boalemo saat ini terus berjuang untuk mencari sumber-sumber anggaran baru dari pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan agar program-program nasional bisa masuk dan dilaksanakan di Boalemo, sehingga perekonomian daerah tetap bergerak meski alokasi TKD berkurang.
“Pak Bupati hampir setiap saat terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di jajaran kementerian demi mencari sumber-sumber dana. Di mana ada sumber dana, di situ akan diperjuangkan. Dana yang dimaksud bukanlah dana yang sudah tertuang di APBD, tetapi dana yang diperjuangkan agar bisa masuk dan kemudian kegiatannya dilaksanakan melalui APBD. Salah satunya adalah program Kampung Nelayan, yang saat ini sudah mulai berlangsung kegiatannya,” ujar Lahmuddin.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas warga Desa Mohungo, yang berlangsung di Cabana Resort, Botumoito, Jumat (24/10).
Ia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Desa Mohungo yang memilih melaksanakan kegiatan di wilayah Kabupaten Boalemo, bukan di luar daerah.
Menurut Lahmuddin, langkah tersebut sangat tepat karena dapat menjaga agar perputaran uang tetap berada di daerah.
“Saya sangat mengapresiasi pemerintah Desa Mohungo yang melaksanakan kegiatan ini di Boalemo. Ini langkah baik karena setiap aktivitas yang digelar di daerah bisa membantu menjaga agar ekonomi lokal tetap berputar,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Lahmuddin juga mendorong agar seluruh peserta kegiatan benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan diri dan mendukung kemajuan desa.
“Ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kita perlu meningkatkan kapasitas diri dan mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Kita dorong agar pertumbuhan ekonomi di Desa Mohungo dapat berjalan dengan baik,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah desa, kepala desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar setiap kegiatan di desa berjalan sesuai aturan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap teman-teman dan pemerintah Desa Mohungo, termasuk BPD, dapat menjalin kolaborasi yang baik. BPD bersama kepala desa dan pemerintah desa harus bekerja sama dengan baik, terutama dalam setiap kegiatan yang berdampak pada pengeluaran keuangan,” pungkasnya.(TID01)
