Waspada Rabies, Puskesmas Dulupi Ingatkan Penanganan Cepat Usai Gigitan Hewan


TERASINDO.ID (Dulupi) – UPTD Puskesmas Dulupi mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit rabies, terutama setelah terjadi gigitan atau cakaran dari hewan yang berisiko menularkan rabies seperti anjing dan kucing.

Rabies merupakan penyakit infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat berakibat fatal apabila tidak segera mendapatkan penanganan. Karena itu, masyarakat tidak dianjurkan menunggu munculnya gejala setelah mengalami gigitan hewan.

Jika mengalami gigitan, masyarakat diminta segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir selama sekitar 15 menit, kemudian memberikan antiseptik pada area luka. Setelah pertolongan pertama, korban harus segera mendatangi Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai kondisi serta penilaian tenaga kesehatan.

Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, drg. Fatimah, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh luka akibat gigitan hewan.

“Jangan menunggu munculnya gejala setelah digigit hewan. Segera bersihkan luka dengan sabun dan air mengalir, kemudian datang ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat,” ujar drg. Fatimah.

Ia juga mengajak masyarakat melakukan pencegahan dengan menjaga jarak dari hewan liar atau hewan yang tidak dikenal serta memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksinasi secara rutin.

“Pencegahan rabies membutuhkan peran bersama. Masyarakat perlu berhati-hati saat berinteraksi dengan hewan, melakukan vaksinasi pada hewan peliharaan, dan segera melaporkan kejadian gigitan kepada petugas kesehatan agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

UPTD Puskesmas Dulupi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan setiap kejadian gigitan hewan. Pertolongan cepat dan penanganan yang tepat dapat menjadi langkah penting untuk mencegah risiko rabies.(TID01)