TERASINDO.ID (Boalemo) – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan daerah. Hal ini disampaikannya saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2026 yang digelar di Hotel Grand Amalia, Tilamuta, Senin (28/4).
Dalam sambutannya, Rum Pagau secara terbuka mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Kabupaten Boalemo yang saat ini berada pada posisi pertama daerah termiskin di Provinsi Gorontalo. Ia menilai, capaian tersebut harus menjadi bahan renungan dan perbaikan bersama.
“Pembangunan ke depan ini harus dipercepat, karena kita berada pada posisi lima termiskin, dan Boalemo menempati urutan pertama di Gorontalo,” tegas Rum Pagau.
Bupati yang berjuluk “Panglima Pembangunan” tersebut tidak menutupi rasa kecewanya, bahkan menyebut kondisi tersebut sebagai sesuatu yang memalukan.
Menurutnya, penyebab utama persoalan kemiskinan di Boalemo bukan semata-mata pada keterbatasan anggaran, melainkan pada pola pengelolaan yang kurang tepat. Rum Pagau menyoroti bahwa besaran APBD Boalemo tidak jauh berbeda dengan daerah lain, namun hasil pembangunan belum menunjukkan perubahan signifikan.
“Sebenarnya ini memalukan, tetapi inilah yang harus kita pikirkan bersama. Dan penyebabnya adalah kita sendiri, karena kita yang mengelola uang rakyat. Kita diberi kepercayaan, makanya peruntukannya harus untuk kepentingan rakyat, bukan untuk bersenang-senang,” ujarnya.
Untuk itu, Bupati Rum Pagau juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki pola kerja. Ia meminta agar anggaran daerah digunakan secara lebih efisien dan tepat sasaran. Ia menekankan pengurangan belanja perjalanan dinas, konsumsi rapat, serta berbagai kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.
“Mari kita introspeksi diri. Saya mengajak kepada seluruh OPD untuk benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat. Efisienkan anggaran untuk perjalanan dinas, efisienkan untuk makan minum, dan efisienkan anggaran yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan rakyat,” tegasnya.(TID01)
