Buka Kegiatan Literasi Gemar Membaca, Wabup Soroti Minat Baca Masih Rendah


TERASINDO.ID (Boalemo) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka kegiatan Literasi Gemar Membaca bagi siswa SD dan SMP tahun 2025 yang digelar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Boalemo, Kamis (23/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menumbuhkan budaya membaca sejak dini di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Lahmuddin menyoroti rendahnya minat baca di Indonesia yang masih menjadi tantangan besar. Ia mengutip laporan UNESCO yang menyebutkan bahwa tingkat minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen, atau satu dari seribu orang yang benar-benar memiliki kebiasaan membaca secara aktif.

“Membaca buku bukan sekadar hobi, melainkan kebutuhan dasar untuk memperluas wawasan, mengasah pola pikir, dan membuka jendela dunia. Kalau misalnya kita tidak membaca buku dalam bentuk fisik, kita bisa membukanya di Google dengan judul yang sama,” ujarnya.

Lahmuddin menekankan pentingnya menyesuaikan kebiasaan membaca dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, meski kunjungan ke perpustakaan fisik cenderung menurun, akses terhadap literatur tetap terbuka luas melalui berbagai platform digital.

“Isi buku di perpustakaan bisa kita akses lewat banyak aplikasi, termasuk Google. Jadi semangat membaca tetap bisa tumbuh, di mana pun dan kapan pun,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa membaca memberikan manfaat yang luas, mulai dari menambah pengetahuan hingga meningkatkan keterampilan berpikir kritis.

“Namun, kita tidak bisa memungkiri bahwa tantangan menumbuhkan minat baca masih besar. Karena itu, gerakan literasi ini bukan sekadar seremoni, tapi langkah nyata untuk mengubah kebiasaan dan mindset masyarakat,” jelas Lahmuddin.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati Boalemo menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama seluruh jajarannya yang telah menggagas kegiatan ini. Ia berharap perpustakaan daerah menjadi ruang terbuka bagi semua kalangan.

“Saya atas nama pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Ibu Kadis dan teman-teman di perpustakaan yang terus menggerakkan semangat membaca. Perpustakaan jangan hanya untuk siswa atau pegawai, tapi harus menjadi rumah bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.(TID01)