Jangan Abaikan Kesehatan Mental, Puskesmas Dulupi Ajak Warga Saling Jaga


TERASINDO.ID (Dulupi) – Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia setiap 10 Oktober, Kepala Puskesmas Dulupi, Radmin Kamumu mengingatkan seluruh lapisan masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan mental. Ia menegaskan bahwa gangguan mental tidak hanya dialami oleh orang dengan riwayat penyakit berat, tetapi bisa menyerang siapa saja, mulai dari orang tua yang terbebani masalah ekonomi, ibu rumah tangga yang kelelahan mengurus keluarga, hingga remaja yang tertekan oleh tuntutan sekolah dan pergaulan.

“Masyarakat sering mengira kesehatan jiwa hanya soal orang yang mengalami gangguan berat. Padahal stres, kecemasan, mudah marah, atau sering mengurung diri juga merupakan tanda yang tidak boleh diabaikan,” kata Radmin.

Ia menekankan agar para orang tua lebih peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka. Sementara itu, para remaja juga diminta tidak malu untuk meminta bantuan jika merasa tertekan.

Menurutnya, menjaga kesehatan jiwa bukan hanya urusan tenaga medis. Lingkungan sosial punya peran besar dalam proses pemulihan.

“Kadang yang dibutuhkan seseorang bukan obat, tapi ditemani dan didengarkan. Kalau ada tetangga yang berubah pendiam atau terlihat tidak semangat, jangan dijauhi apalagi digunjingkan. Cukup sapaan ringan sudah bisa menyelamatkan,” ujarnya.

Ia berharap momentum ini menjadi pengingat bahwa kesehatan tidak hanya soal tubuh, tetapi juga pikiran.

“Semua orang bisa menjadi penolong bagi orang lain. Mari ciptakan Dulupi yang saling peduli, agar tidak ada lagi yang merasa sendirian menghadapi masalahnya,” tutupnya.(TID01)