RKUDES Berpindah ke BRI, Wabup Lahmuddin Minta Tata Kelola Dana Desa Lebih Akuntabel


TERASINDO.ID (Boalemo) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang transparan dan profesional saat menghadiri pertemuan serta sosialisasi pengelolaan keuangan bagi kepala desa dan aparat se-Kabupaten Boalemo. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Limboto, bertempat di kantor Dinsos PMD Boalemo, Rabu (8/10).

Dalam sambutannya, Lahmuddin menyoroti langkah pemerintah daerah memindahkan Rekening Kas Umum Desa (RKUDES) dari Bank SulutGo ke Bank Rakyat Indonesia (BRI). Menurutnya, kebijakan tersebut bukan tanpa alasan.

“Pemindahan RKUDES ke BRI semata-mata untuk menciptakan atmosfer perbankan yang seimbang dan merata bagi seluruh bank di Kabupaten Boalemo,” ujarnya.

Lahmuddin menambahkan, keputusan ini sekaligus menjadi tantangan baru bagi BRI agar mampu memberikan layanan terbaik dalam pengelolaan dana desa.

“Ini menjadi tugas berat bagi BRI ke depan untuk memberikan pelayanan maksimal, khususnya dalam penggunaan dan pengalokasian dana desa di 82 desa dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Boalemo,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengingatkan pemerintah desa agar selalu bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya menjadikan regulasi sebagai pedoman utama dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

“Pemerintah daerah mengharapkan pemerintah desa dan seluruh kelembagaan di desa selalu mempedomani peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Menutup arahannya, Lahmuddin mengajak seluruh kepala desa dan perangkatnya untuk memperkuat sinergi dan menjaga kondusivitas wilayah.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengajak seluruh komponen pemerintah desa dan lembaga desa untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum di daerah yang kita cintai ini. Mari kita wujudkan pembangunan Boalemo yang inovatif, kreatif, efektif, efisien, tepat guna, integratif, serta akuntabel menuju Boalemo yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.(TID01)