Owan Boalemo Pulang Kampung, Pemda Beri Bonus Tambahan


TERASINDO.ID (Boalemo) – Pasca keluar sebagai pemenang dalam kompetisi music dangdut D’Academy 6 yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun Tv swasta Nasional, Hariyanto Tuna atau yang kini lebih dikenal dengan sebutan Owan Boalemo, menyempatkan waktu untuk kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo pada Senin (4/3).

Ribuan masyarakat tumpah ruah di jalan raya, menyambut kedatangan Owan saat keluar dari Bandara Djalaludin Gorontalo, hingga menuju kampung halamannya di Kabupaten Boalemo. Masyarakat begitu antusias menyaksikan salah satu putra daerah terbaik yang telah mengharumkan nama Provinsi Gorontalo di kancah nasional tersebut.

Setelah tiba di Kabuapten Boalemo, langsung menyapa para penggemarnya yang sudah sejak pagi memadati Alun-alun Tilamuta, sembari membawakan beberapa buah lagu. Tak hanya itu, sambutan pemerintah daerah Kabupaten Boalemo tak kalah spektakuler. Atas prestasinya, Owan diberikan bonus oleh pemerintah daerah berupa uang sejumlah 50 juta Rupiah, yang diserahkan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo, Supandra Nur, Bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo, Heldi Vanny Alam.

Penjabat Bupati Boalemo, Sherman Moridu menyampaikan, apa yang telah diraih owan saat ini, sebagai bentuk baktinya terhadap daerah, yang telah mengharumkan nama Provinsi Gorontalo, khususnya Kabupaten Boalemo, sehingga dapat lebih dikenal di kancah Nasional.

“Owan telah membawa nama harum provinsi Gorontalo, khususnya Kabupaten Boalemo, kita doakan owan ini menjadi utusan Indonesia lagi di DA Asia, kita berharap selama di boalemo ini owan kita jaga dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sherman berharap agar prestasi Owan kedepannya tidak hanya berhenti sampai disini, namun dapat menjadi salah satu legenda dalam industri musik dangdut tanah air.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah kabupaten boalemo kami menyampaikan terima kasih kepada owan, dengan harapan prestasi owan ini bukan hanya berakhir di panggung indosiar, tapi bagaimana menjadi legendaris untuk industi music dangdut di Indonesia,” tutupnya.(TID01)