TERASINDO.ID (Boalemo) – Pesona kakao Boalemo kembali mencuat pada pembukaan Festival Pantai Pantai Bolihutu’o yang digagas Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel, pada Jumat (20/10), yang berlangsung di Objek wisata Pantai Bolihutu’o, Kecamatan Botumoito.
Pasalnya, menurut Rachmat Gobel, Kabupaten Boalemo memiliki pembeda yang menjadi kekuatan tersendiri dibanding daerah-daerah lain di Provinsi Gorontalo, yakni dari segi perkebunan kakao yang sejak beberapa tahun lalu telah ditanam oleh petani lokal Kabupaten Boalemo, yang telah dilirik oleh Perusahaan jepang.
“Boalemo mempunyai kekuatan yang lain. Ada kekuatan yang sangat besar kita miliki. Tanah kita ini sangat luar biasa. Saya ingin memberi contoh pada lima atau sepuluh tahun lalu, pemerintah jepang lewat jaica, bagaimana mereka mempunyai program REDD+ yaitu pengurangan emisi CO2, ditanamlah bibit pohon coklat di boalemo ini,” terang Rachmat.
Menurut Rachmat, coklat yang diberi nama coklat Otanaha, yang merupakan salah satu cagar budaya berupa benteng di Provinsi Gorontalo tersebut, mampu bersaing dengan negara-negara penghasil coklat terkemuka di dunia seperti Swiss maupun Belgia.
“Ini coklat Gorontalo ini sudah mendunia, nama coklatnya saya kasih nama otanaha. Coklat ini hasilnya dari boalemo, dan menggunakan gula aren. Biasanya coklat itu made in Switzerland, made in Belgium tapi ini Gorontalo,” bebernya.
Untuk itu, Rachmat mengaku optimis dengan hasil coklat yang ada di Kabupaten Boalemo, yang bisa meningkatkan pendapatan para petani coklat, bahkan bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Boalemo.
“Saya dengan melihat ini menambah optimisme, kita bisa naikkan pendapatan petani, maupun kita bisa naikkan PAD pemerintah kabupaten boalemo. Bulan ini coklat ini akan dibawa ke prancis untuk dipamerkan di festival coklat dunia,” ujarnya.(TID01)
