Puskesmas Dulupi Gelar Audit Maternal Perinatal, Fokus Perbaikan Layanan Ibu dan Bayi


TERASINDO.ID (Dulupi) – UPTD Puskesmas Dulupi melaksanakan kegiatan Audit Maternal Perinatal (AMP) internal pada Senin (15/6) bertempat di Aula Puskesmas Dulupi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, dokter puskesmas, Penanggung Jawab Klaster 1, Koordinator Penanggung Jawab Mutu, Penanggung Jawab Audit Internal, Bidan Koordinator, bidan desa, petugas gizi, serta penanggung jawab program terkait.

Audit Maternal Perinatal merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang dilakukan melalui kajian kasus secara objektif dan sistematis. Dalam pelaksanaannya, AMP tidak bertujuan mencari kesalahan atau menyalahkan individu, melainkan menjadi sarana pembelajaran bersama untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan secara berkelanjutan (no blame culture).

Melalui kegiatan ini, peserta melakukan identifikasi dan analisis berbagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian kematian ibu dan bayi. Hasil pembahasan kemudian menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi perbaikan yang dapat diterapkan pada pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Kepala UPTD Puskesmas Dulupi, drg. Fatimah, menegaskan bahwa Audit Maternal Perinatal merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, setiap kasus harus menjadi bahan pembelajaran agar pelayanan yang diberikan semakin responsif dan mampu mencegah terjadinya risiko serupa di masa mendatang. “AMP bukan forum untuk mencari siapa yang salah, tetapi menjadi ruang belajar bersama untuk melihat apa yang bisa diperbaiki dalam sistem pelayanan kita,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) membutuhkan kerja sama seluruh unsur pelayanan kesehatan. “Melalui audit ini, kami memperkuat koordinasi antarprogram dan lintas layanan agar setiap rekomendasi yang dihasilkan dapat ditindaklanjuti secara nyata. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas, lebih aman, dan mampu melindungi ibu serta bayi di wilayah kerja Puskesmas Dulupi,” tambah drg. Fatimah.

Kegiatan AMP diharapkan dapat memperkuat budaya mutu di lingkungan Puskesmas Dulupi serta menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi layanan kesehatan, khususnya pada upaya percepatan penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Boalemo.(TID01)