Tahun Baru Islam Bukan Sekadar Pergantian Angka, Rum Ajak Warga Jadikan Momentum Berbenah


TERASINDO.ID (BOALEMO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun baru Islam sebagai momentum untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan. Pergantian 1 Muharam dinilai bukan sekadar perubahan angka dalam kalender Hijriah, tetapi kesempatan untuk meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Boalemo Rum Pagau saat menghadiri Dzikir Bersama Pelepasan Tahun 1447 Hijriah dan Penyambutan Tahun Baru 1448 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahmah, Senin (15/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lahmudin Hambali, Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pimpinan OPD.

Rum mengatakan peristiwa hijrah Rasulullah SAW mengandung nilai perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, dan keberanian untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Nilai tersebut, menurutnya, tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

“Pergantian tahun baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam penanggalan Hijriah. Momentum ini mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW, sebuah perjalanan yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman serta tekad untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Rum.

Karena itu, Rum mengajak masyarakat menjadikan tahun baru Islam sebagai momentum muhasabah. Setiap orang perlu melihat kembali perjalanan hidup selama setahun terakhir, memperbaiki kekurangan, dan membangun komitmen untuk menjalani kehidupan yang lebih baik pada tahun berikutnya.

Menurutnya, semangat hijrah tidak berhenti pada peringatan atau kegiatan keagamaan, tetapi harus diterjemahkan dalam perilaku sehari-hari. Perubahan itu dapat dimulai dari memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan sesama.

“Semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW harus kita terjemahkan dalam kehidupan sehari-hari dengan memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial serta membangun semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Rum berharap Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi titik awal bagi masyarakat Boalemo untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat kebersamaan sebagai bagian dari upaya membangun daerah, sehingga perubahan yang diharapkan tidak hanya terjadi pada diri masing-masing, tetapi juga membawa kebaikan bagi masyarakat dan Kabupaten Boalemo secara keseluruhan.(TID01)