TERASINDO.ID (Boalemo) – Pemanfaatan tower telekomunikasi milik Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Boalemo yang dibangun sejak tahun 2020 dan hingga saat ini tidak termanfaatkan, kembali menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Pasalnya pembangunan tower yang lolos dari refocusing anggaran untuk Covid-19 tahun 2020 tersebut berbanding terbalik dengan getirnya para tenaga kontrak di dinas tersebut yang terpaksa tidak menerim gajinya pada bulan nomvember 2020.
Ironisnya, Aswin Bata selaku Kadis Kominfo ketika diwawancarai seolah acuh danmalah melemparkan tanggungjawab tersebut kepada Sekertaris Dinas Kominfo, Rahmat Biya.
“Kalau untuk permasalahan anggaran saya serahkan kepada sekretaris, karna itu sesuai prosedur, bahkan pihak ketiga pun tidak pernah bertemu dengan saya,” jelasnya.
Tak sampai disitu, Aswin malah menyalahkan kinerja Kabid Kominfo Syukurwan Tuhala, yang baru menjabat pada Oktober 2020, sementara pembangunan Tower tersebut telah dibangun sejak Agustus 2020.
“Ini merupakan kewenangan di setiap bidang yang ada di Kominfo, jadi yang berwenang Kabidnya, bahkan banyak yang harus di tandatangani dibidangnya,” ucapnya.
Sementara itu, saat ditemui di Gedung Media Center Kominfo Boalemo, Kabid Kominfo Syukurwan Tuhala menjelaskan, bahwa PPK/KPA dari tower dengan nilah hamper 100 juta rupiah tersebut merupakan Kabid Kominfo sebelumnya, dan telah melalui perencanaan yang matang.
“Jadi perlu saya jelaskan bahwa tower triangle tersebut dibangun berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) No. 01/SPK/PL-KONSTRUKSI/DKISP/VIII/2020 tanggal. 25 Agustus 2020 dengan nilai Rp. 96.890.000 dan PPK/KPA saat itu adalah Kabid Kominfo sebelumnya sampai dengan selesai pakerjaan, nah tentunya sebelum penganggaran pekerjaan tower triangle tersebut sudah ada perencanaan yang matang oleh dinas kominfo statistik dan persandian Kabupaten Boalemo untuk pemanfaatannya,” beber Syukurwan.
Perihal pemanfaatan tower tersebut, Syukurwan menjelaskan bahwa hal tersebut telah dikomunikasikan dengan Kasie Infrastruktur TI dan Pengembangan Aplikasi Dinas Kominfo, untuk kedepannya tower tersebut akan dimanfaatkan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) dalam rangka penyebarluasan informasi.
“Kegiatan ini pun sudah saya komunikasikan dengan Kasie infrastruktur TI dan pengembangan aplikasi yang menurutnya pembangunan tower triangle tersebut akan dimanfaatkan oleh RRI untuk penyebar luasan informasi,” terangnya.
Sementara, menanggapi pernyataan Kadis Kominfo yang menyebutnya tidak pernah masuk kantor, Syukurwan dengan bijak menerangkan bahwa saat ini dirinya lebih sering berkantor di Gedung Media Center Kominfo Boalemo.
Baca Juga: Polemik Gaji Tenaga Kontrak Dinas Kominfo Boalemo, Kadis Ngaku Sulit Jamin Terbayarkan
“Terkait dengan penyataan kadis kominfo statistik dan persandian bahwa saya jarang masuk kantor adalah tidak seperti itu, karena selama ini saya berkantor di gedung Media Center, itu juga merupakan bagian dari Kantor Dinas Kominfo statistik dan persandian Kabupaten Boalemo yang secara struktural berada dibawah langsung garis koordinasi seksi pengolahan dan pelayanan informasi pada Bidang Kominfo dan alhamdulillah pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya contoh tagihan beberapa media yang bekerjasama dengan Pemerintah dilayani/ditanda tangani di Media Center begitu pula tagihan internet OPD dilayani/ditanda tangani di tempat itu pula,” jelasnya.
Secara rinci Syukurwan menjelaskan alasannya berkantor di Gedung Media Center adalah selain menjalankan fungsi control, juga untuk membantu rekan di Media Center, hingga menyelesaikan pekerjaan lain seperti membuat aplikasi eData Sektoral.
“Alasan kenapa berkantor di Media Center karena saya melihat bahwa aktifitas di Media Center cukup padat, bekerja hingga larut malam, teman-teman wartawan silih berganti datang di tempat itu untuk agenda peliputan dan bahkan sering pada hari sabtu atau minggu Media Center aktif dalam peliputan sampai dengan penerbitan berita pemerintah daerah. Selaku Kabid Kominfo yang membawahi Media Center tentu bukan hanya sebagai fungsi kontrol tetapi wajib membantu dan bekerjasama dalam melaksanakan tugas teman-teman Media Center. Bahkan saat ini kami dinas kominfo sementara membuat aplikasi eData Sektor dan kami Bidang Kominfo mengsuport tenaga iT ke Bidang Statistik dan persandian untuk membantu pembuatan aplikasi tersebut dan yang ke dua kami bidang kominfo sementara melakukan re-engineering portal kabupaten boalemo termasuk android versionnya yang akan di launching dalam waktu dekat ini secara bersamaan dengan aplikasi eData Sektor,” jelas Syukurwan.
“Adapun saya tidak hadir pada akhir bulan maret karena saya dalam keadaan sakit dan itu ada bukti surat keterangan sakit dari dr. Roni H. Imran. Jadi intinya program dan kegiatan Bidang Kominfo semuanya berjalan dan alhamdulillah tidak ada hambatan,” tutupnya.(TID01)
![]()
